Pages

Senin, 17 Maret 2014

Penderitaan Kopi

Penderitaan itu akhirnya lenyap juga setelah tertidur pulas. Penderitaan? Hahaha, kalo ingat malam itu aku jadi pengen ngakak sendiri. Semua ini gara-gara kopi hitam. Cairan hitam yang syarat akan kafein yang konon katanya bisa tahan begadang.

Berawal dari sabtu malam (15/3), klub geje yang dinamai “Coffe Saturday” nongki ceria di “Kedai Kopi”. Aku pesen teh tarik karena malas mengulang kenangan satu minggu lalu soal kopi. Kenangan insomnia sampe pagi. Hahahhahah dan itu menyiksa.
we are coffe saturday
Tapi karena penasaran aku nyoba 3 sendok kopi yang dipesen temenku, Kopi Mandheling. Jenis kopi arabika dari sumatera. Ealah cuma dikit kok ya efeknya dahsyat.
Malam itu aku tidur di himmah. Pukul 03.00 dan semua udah pada tidur lelap. Karena itu pikiran-pikiran negatif soal legenda himmah yang angker pun membabi buta di pikiran. Sebentar-bentar aku liat ke arah galon minum yang konon katanya pernah ada penampakan sugus putih disana. Sebentar-bentar pula aku liat jendela yang jadi penyekat antara ruang sebelah. Yang konon katanya juga sering ada penampakan si sugus putih. Dalam hati mengumpat sejadi-jadinya. Kampret nie kopi. Apalalgi tadi baru aja ngobrolin cerita-cerita mistis disponsori oleh seleb twitt “RagilSempronk”. Hahahhahahaha


Tapi penderitaan berkurang setelah baca ayat kursi berulang-berulang yang akhirnya bisa bikin tertidur lelap sampe jam 6 pagi. Kesimpulannya yang jadi sebab penderitaan malam itu bukan karena insomnianya tapi karena dimana saat itu aku insomnia. Udah ah, sekian!