Eng ing eng... pengen share sepemahan aku tentang perang “Palestina-Israel”.
Perang Kusut seperti benang kusut. Ribet seribet bikin coding program. Menurutku perang yang awalnya dari perebutan
wilayah sekarang menjalar jadi perang gengsi dan balas dendam dan tentunya
kepentingan dari negara-negara yang punya kuasa. Istilahnya “ada udang dibalik
batu”.
Perang yang tak berujung memakan ribuan jiwa orang sipil.
Perang inipun seolah jadi ajang pamer senjata dan teknologi siapa yang paling
mutakhir.
Perebutan wilayah?
Kenapa? Gini? Dulu tahun 1897di basel, swiss, kongres kaum zionis berlangsung dan menajdi
cikal bakal penandatanganan deklarasi balfour. Pada saat itu menteri luar
negeri inggris bernama Arthur James Balfour menandatangani deklarasi Balfour yang berisi pembentukan “tanah air
yahudi”. Tujuannya saat itu untuk menjaga kepentingan negara-negara Eropa
dikawasan strategis timur tengah. Palestina jadi pilihan karena terletak di pusat pemerintahan
ottoman turki dekat dengan mediterian
dan terusan suez yang merupakan kawasan penting untuk Eropa.
Seiring berjalannya waktu, kaum zionisme semakin eksis dengan ditandai runtuhnya
pemerintahan ottoman di turki, pecahnya perang dunia pertama, serta pro kontra
kepentingan eropa. Namun sejak pecah pecah perang dunia kedua, Inggris yang
punya kuasa terhadap orang-orang zionis menyatakan mundur karena kondisi saat
itu mereka lemah dan terdesak. Hal inilah yang dimanfaatkan Amerika Serikat. Hasilnya,
tanggal 29 november 1947 wilayah palestina dibagi menjadi dua wilayah yaitu Palestina dan Israel. Puncaknya tanggal 14 mei 1948 zionis mengumumkan telah
berganti nama menjadi bangsa israel. Sejak saat itu pula kaum zionis berkuasa
di negara Palestina.
Tanah Palestina bagi
yahudi, nasrani dan muslim merupakan tanah suci bagi agama mereka
masing-masing. Bagi umat islam tanah itu adalah tempat tinggal Nabi Ibrahim. Dahulu juga ketika masa
Nabi Musa, orang-orang Bani Israel yang dibawah kekejaman Raja Firaun dibawa Nabi Musa ke tanah Palestina untuk menyelamatkan diri. Dan orang-orang Bani Israel
inilah yang disebut-sebut sebagai bangsa Israel. Kemudian orang Bani Israel berkhianat
dan mengingkari Al-quran. Sampai sekarang kaum zionis Israel berangggapan bahwa
tanah Palestina adalah tanah suci yang dijanjikan tuhan.
Konflik semakin menjalar dan berakibat perang bangsa arab
dengan israel. Perang yang terjadi diantaranya perang enam hari, perang yom
kippur dan masih banyak lagi konflik dan perang lainnya. Apalagi Israel diboncengi negara sekutu
seperti Amerika. Tentunya Amerika pun memiliki kepentingan tersendiri melakukan
itu. Inilah perang yang tidak berujung, perang yang terjadi secara turun
temurun.
Solusi? Solusi apa ya? Apa pemimpinnya perlu diganti semua? I do no,
pengetahuanku soal ini masih cetek banget. So, perlu referensi dan diskusi-diskusi
lagi pastinya. Saat ini kita masih bergantung dengan penyelesaian PBB dan
Amerika. Semoga yang terbaik dan perang ini cepat berlalu. J
Referensi-referensi lain bisa dilihat sendiri disini:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar